Linksibernews.com,Bengkalis, Riau – Dalam upaya gigih menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan seluruh masyarakat Kabupaten Bengkalis, jajaran Polsek Mandau bekerja sama erat dengan BKO Polres Bengkalis dan Tim Raga Polres Bengkalis melaksanakan Operasi Cipta Kondisi (KRYD) yang menyasar tempat hiburan malam (THM) di wilayah hukumnya.
Operasi yang digelar pada Minggu (29/3/2026) dini hari ini menjadi bukti nyata komitmen kepolisian untuk tidak mentolerir segala bentuk penyalahgunaan dan peredaran narkotika di wilayah ini.
Dimulai tepat pada pukul 01.00 WIB dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang erat, operasi ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Mandau Kompol Primadona, S.I.K., M.Si, di bawah bimbingan langsung Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si. Kegiatan ini melibatkan personel gabungan dari berbagai satuan fungsi yang ahli di bidangnya – antara lain dari Unit Reskrim, Satuan Sabhara, Tim Narkoba Polres Bengkalis, serta petugas khusus yang telah dilatih untuk menangani kasus terkait narkotika. Semua personel bekerja secara terpadu dan profesional untuk memastikan setiap tahapan operasi berjalan sesuai dengan prosedur hukum dan memberikan hasil yang maksimal.
Sasaran operasi difokuskan pada dua lokasi tempat hiburan malam yang menjadi perhatian khusus setelah melalui tahap pengawasan dan pengumpulan informasi yang mendalam selama beberapa waktu terakhir. Pertama, Celcius Karaoke yang berlokasi di Jalan Hangtuah, Kelurahan Air Jamban – sebuah kawasan yang menjadi pusat aktivitas malam hari bagi sebagian masyarakat Mandau.
Kedua, Brotherhood KTV yang berada di Jalan Lintas Duri–Dumai KM 08, Kecamatan Bathin Solapan – lokasi yang menjadi jalur utama penghubung wilayah Bengkalis dengan daerah sekitarnya.
Dalam pelaksanaan operasi, petugas melakukan serangkaian tindakan secara sistematis dan transparan. Tahap pertama adalah pemeriksaan administrasi izin usaha yang dimiliki oleh masing-masing tempat hiburan, memastikan bahwa mereka beroperasi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Setelah itu, dilakukan penggeledahan secara menyeluruh terhadap setiap sudut lokasi – mulai dari ruang tamu, kamar-kamar privat, hingga area penyimpanan – untuk mencari barang bukti yang berpotensi terkait dengan narkotika atau aktivitas terlarang lainnya.
Tahap selanjutnya yang menjadi fokus utama adalah tes urine secara langsung terhadap seluruh pengelola, karyawan, dan pengunjung yang ada di lokasi saat operasi berlangsung.
Di lokasi Celcius Karaoke, petugas dengan penuh profesionalisme melakukan tes urine terhadap sebanyak 9 orang yang terdiri dari 5 laki-laki dan 4 perempuan. Proses tes dilakukan dengan menggunakan alat yang telah terstandarisasi dan dijamin akurat, di bawah pengawasan petugas medis yang khusus diboyong untuk operasi ini.
Setelah melalui proses pemeriksaan yang cermat, hasilnya menunjukkan bahwa sebanyak 2 orang – satu laki-laki dan satu perempuan – dinyatakan positif mengandung zat terlarang jenis amfetamin. Kedua individu tersebut langsung diamankan dengan penuh rasa hormat dan dibawa ke Polsek Mandau untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut serta proses hukum yang sesuai.

Sementara itu, di lokasi Brotherhood KTV, proses pemeriksaan dilakukan dengan skala yang lebih luas, melibatkan sebanyak 22 orang dengan rincian 12 laki-laki dan 10 perempuan. Dengan ketelitian yang tinggi, petugas melakukan tes urine terhadap setiap individu yang ada di tempat tersebut, mulai dari pemilik operasional hingga pengunjung yang sedang menikmati hiburan malam.
Hasil yang ditemukan cukup mengkhawatirkan – sebanyak 5 orang (3 laki-laki dan 2 perempuan) terindikasi positif mengandung zat narkotika jenis amfetamin. Totalnya, dari kedua lokasi yang disasar dalam operasi kali ini, sebanyak 7 orang dinyatakan positif menyalahgunakan narkotika.
Seluruh individu yang terindikasi positif langsung diamankan dengan aman dan tertib ke Polsek Mandau untuk menjalani pemeriksaan lebih mendalam oleh Unit Reskrim Polres Bengkalis. Pihak kepolisian juga telah merencanakan untuk melakukan pemanggilan terhadap pemilik dan pengelola kedua tempat hiburan malam tersebut dalam waktu dekat untuk mendapatkan klarifikasi terkait kondisi yang ditemukan. Mereka akan dimintai penjelasan terkait bagaimana zat terlarang bisa masuk ke dalam lokasi usaha mereka, serta apakah ada kesalahan dalam pengawasan yang dilakukan terhadap pengunjung dan karyawan.
Kapolsek Mandau Kompol Primadona, S.I.K., M.Si dalam keterangannya yang penuh tekad menyatakan bahwa kegiatan operasi KRYD ini merupakan bentuk komitmen yang tak tergoyahkan dari institusi Polri dalam menjaga situasi Keamanan, Ketertiban, dan Ketentraman Masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Bengkalis.
Beliau menambahkan bahwa operasi ini juga bertujuan untuk menekan secara signifikan peredaran dan penyalahgunaan narkotika, khususnya di tempat-tempat hiburan malam yang sering menjadi lokasi berkumpulnya masyarakat muda dan berpotensi menjadi sarana penyebaran zat terlarang.
“Kami melakukan operasi ini bukan hanya untuk mengambil tindakan terhadap pelaku, tetapi juga sebagai bentuk peringatan yang jelas bahwa wilayah Bengkalis – khususnya kecamatan Mandau dan Bathin Solapan – bukanlah tempat bagi mereka yang ingin melakukan aktivitas terlarang seperti penyalahgunaan narkotika.
Dengan kehadiran polisi yang selalu ada di tengah masyarakat dan melakukan tindakan tegas namun proporsional, kami berharap dapat meningkatkan rasa aman serta kepercayaan publik terhadap institusi Polri. Semua ini kami lakukan demi kenyamanan dan keamanan masyarakat yang kita layani,” ujarnya dengan suara yang tegas namun penuh kepedulian.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, S.I.K., M.Si juga menegaskan bahwa keamanan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama yang harus selalu menjadi fokus perhatian kepolisian. “Kami tidak akan pernah berhenti dalam upaya memberantas segala bentuk kejahatan, terutama yang berkaitan dengan narkotika yang dapat merusak masa depan generasi muda kita serta mengganggu ketertiban masyarakat.
Operasi serupa akan terus kami lakukan secara berkala, tidak hanya di tempat hiburan malam tetapi juga di berbagai lokasi lain yang berpotensi menjadi sarana penyalahgunaan narkotika. Kami berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh warga Kabupaten Bengkalis,” jelasnya dengan penuh keyakinan.
Selama pelaksanaan operasi, situasi di kedua lokasi terkendali dengan sangat baik dan tetap dalam keadaan aman serta tertib. Tidak ada gangguan atau bentrokan yang terjadi selama proses pemeriksaan berlangsung, yang menunjukkan bahwa seluruh pihak yang terlibat – baik petugas kepolisian maupun orang yang diperiksa – telah bertindak secara profesional dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
Petugas juga memberikan penjelasan yang jelas kepada setiap individu terkait tujuan operasi yang dilakukan, serta hak dan kewajiban mereka selama proses pemeriksaan.
Rencananya, operasi serupa akan terus dilakukan secara berkala dengan target yang lebih luas, termasuk pemantauan terhadap tempat hiburan malam baru yang muncul serta lokasi lain yang menjadi perhatian masyarakat. Pihak kepolisian juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus memberikan dukungan dan informasi yang konstruktif melalui saluran resmi yang telah disediakan, agar upaya memberantas narkotika dan menjaga keamanan masyarakat dapat berjalan dengan lebih efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi seluruh elemen masyarakat.
“Kita semua memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan tempat kita tinggal. Mari kita bekerja sama erat – antara kepolisian dan masyarakat – untuk menciptakan Kabupaten Bengkalis yang aman, damai, makmur, dan bebas dari segala bentuk kejahatan serta penyalahgunaan narkotika,” pungkas Kapolsek Mandau dengan penuh semangat dan harapan yang besar bagi masa depan Kabupaten Bengkalis.
Sumber: Humas Polres Bengkalis
Editor: Etriati






