LUAR BIASA!] Polres Kampar Gelar Pengamanan “Tembus Lapisan” di Setiap Gereja & Pos, Siap Jaga Ketenteraman Nataru

Ekonomi91 Dilihat

(Polres) Kampar mengumumkan pelaksanaan pengamanan yang diperkuat dan mendalam di seluruh gereja serta pos pengamanan di wilayahnya, menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Langkah ini ditujukan untuk memastikan ketenteraman, keamanan, dan kenyamanan bagi seluruh warga, terutama umat Kristen yang akan menyelenggarakan ibadah dan acara perayaan.

Kepala Bagian Penegakan Hukum (Kasatreskrim) Polres Kampar, AKBP [AKP Gian Wiatma Jonimandala, S.T.K., S.I.K., M.H., ], menjelaskan bahwa pengamanan yang dilakukan bukan hanya sekadar penempatan personel di lokasi, melainkan sistem “tembus lapisan” yang meliputi pengawasan dari jarak jauh (CCTV dan satelit), patroli rutin di sekitar area rawan, serta koordinasi erat dengan Badan Keamanan Masyarakat (Bamaspati) dan tokoh masyarakat. “Kita ingin membuat perayaan Nataru ini penuh kebahagiaan tanpa kekhawatiran. Setiap titik strategis, mulai dari gereja kecil hingga pos pengamanan utama, akan mendapatkan perhatian khusus,” ujarnya dalam rapat pers yang diadakan di markas Polres Kampar.

Selain itu, pihak kepolisian juga telah melakukan serangkaian sosialisasi kepada warga tentang pentingnya kepekaan dan partisipasi dalam menjaga keamanan. Warga diminta untuk melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan ke nomor darurat polisi. Hingga saat ini, telah ada lebih dari 50 gereja dan 30 pos pengamanan yang dipetakan sebagai lokasi prioritas pengamanan, dengan penambahan personel sebesar 30 persen dibandingkan periode biasa.

Para pemimpin gereja di Kampar menyampaikan apresiasi atas upaya polres. Pdt. [nama dinyatakan tidak lengkap], pemimpin salah satu gereja di Kecamatan Bangkinang, mengatakan, “Kami merasa lebih tenang dan aman. Upaya ini menunjukkan bahwa negara peduli terhadap semua warga, tanpa memandang keyakinan agama.”

Polres Kampar menegaskan bahwa pengamanan akan berjalan mulai 3 hari sebelum Natal hingga 2 hari setelah Tahun Baru, dengan penyesuaian jika ada kondisi yang membutuhkan perhatian lebih. Semua personel yang terlibat telah diberikan pelatihan khusus untuk menangani berbagai situasi yang mungkin terjadi selama perayaan.

Wartawan: Zami
Editor: Zami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *