Linksibernews. com,Bengkalis, |Riau – Rupat,Pangkalan Nyirih, Kamis 27 November 2025 – Udara di Lapangan Sepak Takraw Satria Club, Desa Pangkalan Nyirih, Kecamatan Rupat, dipenuhi semangat dan kegembiraan yang tak tertahankan ketika Pembukaan Pekan Olahraga Masyarakat Desa (POMDes) Cabang Sepak Takraw Tahun 2025 resmi digelar.
Kerumunan Camat Rupat, Kepala Desa, tokoh masyarakat, pelatih, dan ratusan penonton antusias menyaksikan momen awal para atlet muda berbakat yang telah membanggakan nama daerah bahkan Indonesia di kancah internasional.
Acara dimulai dengan langkah yang penuh makna: pembukaan yang diikuti pembacaan doa oleh H. Hasanudin, S.Pd.I. Setiap kata doa seolah-olah menyemangati para atlet untuk menjalani perjalanan mengejar kemenangan dan melanjutkan warisan prestasi yang telah dibangun desa mereka.
Syafrudin, A.Md, Ketua Pelatih Takraw Satria Club, dengan suara yang penuh bangga dan kebanggaan menyatakan bahwa Desa Pangkalan Nyirih memang layak disebut “Kampung Sepaktakraw Provinsi Riau” – karena di sini berdiri pusat pembinaan atlet yang tak hanya hebat di daerah, tapi juga telah membuktikan kemampuannya di luar negeri.
Ia mengumumkan dengan bangga bahwa klub ini telah meraih kemenangan di 15 event kejuaraan yang berbeda, mulai dari King’s Cup Bangkok, Thailand, hingga POPNAS di DKI Jakarta yang berhasil membawa pulang 2 medali emas yang mencolok.
“Tidak cuma sepak takraw, para atlet kita juga meraih juara 3 di Teqball Tour Bangkok dan Asian Youth Games Bahrain!” terangnya sambil menunjuk ke arah kelompok atlet yang berpakaian seragam dan mata penuh semangat.
“Kalau kita ingin prestasi luar biasa, latihan kita juga harus luar biasa – dan para anak ini sudah menjalani itu setiap hari, dari pagi sampai sore, bahkan ketika matahari terik menyengat lapangan!”
Pada POMDes tahun ini, sebanyak 8 tim yang dibentuk dari 31 atlet itu akan bersaing satu sama lain. Di antara mereka, ada yang baru saja kembali dari pelatihan nasional dan yang pernah merasakan sensasi bertanding di depan ribuan penonton luar negeri – membuat persaingan di lapangan semakin ketat, menarik, dan penuh aksi lompatan, tendangan, dan pasangan yang menakjubkan.
Kepala Desa Pangkalan Nyirih, Mursalin, S.Pd.I, mengungkapkan bahwa POMDes sebenarnya direncanakan untuk dilaksanakan pada bulan Agustus. Namun, karena para atlet sedang fokus mengikuti Pelatda POPNAS tingkat provinsi, kegiatan baru bisa diadakan pada November.
“Walaupun kondisi keuangan desa sedang tidak baik, kami tidak mau melewatkan kesempatan ini untuk mendukung para atlet kita – yang telah mewakili kecamatan, kabupaten, provinsi, bahkan Indonesia ke luar negeri!” ujarnya dengan tatapan penuh penghargaan kepada para pelatih dan atlet yang telah bekerja keras tanpa lelah.
Camat Rupat, Hariadi, S.Sos., M.Si, yang membuka acara secara resmi, memberikan apresiasi tinggi kepada Syafrudin dan Khairani yang telah menjadi “pembuat bintang” bagi atlet takraw dan teqball Desa Pangkalan Nyirih.
“Pemerintah kecamatan siap bersinergi sepenuhnya dalam membangun olahraga dan kepemudaan. Meski ada efisiensi anggaran, desa harus tetap memberi dukungan agar prestasi yang telah mengharumkan nama kecamatan dapat terus ditingkatkan!” tegasnya, yang langsung mendapat tepuk tangan meriah dari semua hadirin.
Acara ditutup dengan sesi foto bersama yang meriah dan penuh kebahagiaan. Para atlet menjadi sorotan utama – berdiri di tengah pejabat, tokoh masyarakat, dan pelatih sambil memegang bendera desa dengan bangga.
Setiap senyum di wajah mereka mencatat awal perjalanan baru untuk meraih kemenangan dan melanjutkan warisan prestasi yang telah membuat Desa Pangkalan Nyirih dikenal sebagai “Kampung Sepaktakraw Riau”.
Edit: Etriati






