Tim satbrimob polda sumbar sukses evakuasi korban hanyut di sungai sangir, kerja sama lintas institusi jadi kunci keberhasilan

Ekonomi15 Dilihat

LinksiberNews.com_humaspoldasumbar menginformasikan bahwa Tim SAR Satuan Brimob Batalyon C Pelopor Polda Sumatera Barat telah berhasil mengevakuasi korban hanyut yang terjatuh di Sungai Sangir, wilayah Kabupaten Solok Selatan, pada hari Selasa (tanggal belum diumumkan secara rinci) sekitar dini hari pukul 02.30 WIB.

Korban yang kemudian dinyatakan wafat ditemukan di bagian hilir sungai setelah melalui proses pencarian yang intensif
Upaya pencarian dan evakuasi ini tidak hanya melibatkan personel Satbrimob Polda Sumbar, tetapi juga melibatkan berbagai pihak terkait yaitu Badan SAR Nasional (BASARNAS) Kabupaten Solok Selatan, anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari Kodim 0317/Solok Selatan, berbagai satuan kerja Polisi Republik Indonesia (Polri) lokal, serta dukungan aktif dari masyarakat setempat yang mengetahui kondisi geografis sungai dengan baik.

Dalam keterangan resmi yang disampaikan, Kapolda Sumbar Irjen Pol Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA, menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam kepada keluarga almarhum. “Kami turut merasakan duka cita yang luar biasa bagi keluarga korban. Keberhasilan dalam operasi evakuasi kali ini tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara semua pihak yang terlibat,” ujar Kapolda Sumbar.

Menurut informasi lebih lanjut dari Kasatbrimob Polda Sumbar, proses pencarian dimulai setelah pihak kepolisian menerima laporan dari warga yang menyatakan ada seseorang yang terlihat terbawa arus sungai saat sedang melakukan aktivitas di sekitar bantaran Sungai Sangir. Tim SAR segera dikirim ke lokasi kejadian dengan membawa alat-alat pendukung pencarian seperti perahu karet, senter khusus, serta perlengkapan medis darurat.

“Kondisi sungai pada saat kejadian cukup deras akibat curah hujan yang cukup tinggi selama beberapa hari terakhir di wilayah sekitar pegunungan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi tim dalam mencari korban, namun kerja sama yang solid antar institusi dan dukungan dari masyarakat membuat kami bisa menemukan korban dalam waktu yang relatif singkat,” jelas Kasatbrimob.

Setelah korban ditemukan, tubuh korban langsung dibawa ke rumah sakit terdekat untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dan kemudian diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman sesuai dengan adat istiadat setempat. Pihak kepolisian juga sedang melakukan penyelidikan lebih mendalam untuk mengetahui penyebab pasti korban terjatuh dan terbawa arus sungai.

Kapolda Sumbar juga mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati ketika berada di sekitar kawasan sungai, terutama pada musim penghujan atau saat debit air sungai sedang tinggi. “Kami akan terus meningkatkan kesiapan tim SAR serta kerja sama dengan berbagai pihak terkait untuk memberikan pelayanan terbaik dan menjaga keselamatan masyarakat, sesuai dengan komitmen kami dalam pelayanan kemanusiaan,” pungkasnya.

Wartawan Zami
Editor Zami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *