Linksibernews.com,Dharmasraya, Sumatera Barat – Suasana hangat dan penuh kedekatan menghiasi Ruang Tamu Rumah Raja Pulau Punjung pada Kamis, 02 April 2026. Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro bersama jajaran melaksanakan silaturahmi khusus bersama ninik mamak dan tokoh masyarakat, sebuah langkah strategis dalam menjalin tali silaturahmi yang erat serta menjembatani komunikasi antara kepolisian dan elemen masyarakat terkaya budaya lokal.
Kegiatan yang digelar sebagai bentuk “menjemput bola” ini bukan sekadar acara resmi, melainkan momen berharga bagi Kapolres untuk mendengar langsung aspirasi dan harapan masyarakat mengenai keamanan dan ketertiban di wilayahnya.
Dihadapan para tokoh yang menjadi ujung tombak kebijaksanaan adat, AKBP Kartyana menyampaikan bahwa kedekatan antara kepolisian dan masyarakat adalah pondasi utama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Untuk menjaga kamtibmas yang baik, diperlukan tiga pilar kuat: komunikasi yang terbuka, koordinasi yang erat, dan kolaborasi yang sungguh-sungguh antara semua elemen masyarakat,” tegas Kapolres dengan nada yang hangat namun penuh tekad.
Dalam pertemuan yang sarat makna ini, Kapolres juga menyoroti pentingnya peran hukum adat yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Dharmasraya. Menurutnya, hukum adat yang berlandaskan nilai-nilai musyawarah dan gotong royong memiliki peran krusial dalam menyelesaikan permasalahan sosial dengan cara yang lebih humanis dan mendalam.
“Kita bisa menggabungkan pendekatan hukum positif dengan nilai-nilai restorative justice yang ada dalam hukum adat kita. Dengan begitu, penyelesaian masalah tidak hanya berhenti pada hukuman, tetapi juga pada pemulihan keharmonisan dan kesatuan masyarakat,” jelasnya.
Tak hanya membahas soal penegakan hukum, Kapolres juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama berperan aktif dalam mencegah berbagai gangguan kamtibmas yang kerap mengganggu ketertiban. Dia mengingatkan akan bahaya narkoba yang dapat merusak generasi muda, dampak pencurian yang merugikan banyak pihak, serta risiko fatal yang ditimbulkan oleh balap liar yang sering mengganggu ketenangan warga.
“Mari kita jadikan Kabupaten Dharmasraya sebagai contoh daerah yang aman, tidak hanya karena ada polisi yang berjaga, tetapi karena setiap orang merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan ketertiban bersama,” pungkas AKBP Kartyana.
Para ninik mamak dan tokoh masyarakat yang hadir memberikan apresiasi tinggi terhadap langkah proaktif yang dilakukan Polres Dharmasraya. Mereka menyampaikan bahwa kedekatan seperti ini membuat masyarakat merasa lebih dekat dengan kepolisian, sehingga tidak ragu untuk menyampaikan segala hal yang menjadi kekhawatiran mereka.
Melalui silaturahmi ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara kepolisian dan masyarakat, menggabungkan kekuatan hukum negara dengan kebijaksanaan hukum adat untuk membangun Kabupaten Dharmasraya yang lebih damai, sejahtera, dan penuh berkah bagi seluruh warganya.
Editor : Etriati






