Polda Sumbar Perbarui Data Korban Bencana Alam di Agam, Akses Jalan Mulai Terbuka

Ekonomi1292 Dilihat

LinksiberNews.com, Bidhumas) Polda Sumatera Barat ingin menyampaikan update terbaru mengenai korban dan kondisi akses jalan setelah bencana alam yang melanda wilayah Sumatra Barat, dengan titik terparah berada di Kabupaten Agam. Pemberitahuan ini disampaikan pada hari Jumat, 05 Desember 2025, dari posko penanganan bencana terpadu yang telah beroperasi secara 24 jam sejak kejadian.

RINCIAN KORBAN TERBARU: ANGKA MENYEDIHKAN, TUGAS DVI Masih Berjalan

Berdasarkan data terbaru yang terkumpul dari berbagai tim peneliti dan petugas lapangan, jumlah korban meninggal dunia yang tercatat hingga saat ini mencapai 210 jiwa. Dari jumlah tersebut, hanya sebagian kecil yang berhasil diidentifikasi oleh Tim Dinas Kesehatan (DVI) – tepatnya 184 jiwa belum teridentifikasi dan masih dalam proses verifikasi melalui tanda pengenal fisik, catatan medis, dan bantuan teknologi forensik. Tim DVI menyatakan bahwa upaya identifikasi akan terus berlanjut seiring dengan ditemukannya jenazah baru dan pendaftaran laporan dari keluarga yang kehilangan orang tersayang.

Selain itu, jumlah korban yang dilaporkan hilang oleh keluarga dan masyarakat mencapai 214 jiwa. Petugas penyelamat masih aktif mencari korban hilang di daerah yang terkena dampak parah, terutama di kawasan lereng gunung, sungai yang membanjiri, dan bangunan yang runtuh. Kondisi medan yang sulit dan cuaca yang kadang tidak mendukung menjadi tantangan dalam proses penyelamatan ini.

AKSES JALAN MEMULAI TERBUKA: Harapan untuk Distribusi Bantuan Lebih Lancar

Berita positif yang dapat disampaikan adalah mengenai kondisi akses jalan yang mulai membaik. Akses utama dari Bukittinggi menuju Pasaman melalui Palupuh kini sudah dapat dilalui oleh kendaraan darat, termasuk truk bantuan dan kendaraan darurat. Hal ini memudahkan distribusi makanan, obat-obatan, dan perlengkapan darurat ke daerah yang membutuhkan.

Untuk alternatif rute dari Bukittinggi menuju Padang, kendaraan dapat melewati jalur Singkarak – Solok Kota – Solo Arosuka sebelum melanjutkan ke Padang. Sementara itu, perjalanan dari Padang ke Bukittinggi juga dapat dilakukan melalui jalur Solok Arosuka – Solok Kota – Sangkar – Padang Panjang hingga mencapai Bukittinggi. Meskipun sebagian rute sudah dapat dilalui, petugas masih melakukan perbaikan pada bagian jalan yang rusak ringan dan memasang tanda peringatan untuk menghindari kecelakaan.

Polda Sumatera Barat mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti petunjuk petugas di lapangan saat menggunakan akses jalan yang baru dibuka. Selain itu, kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah turut berpartisipasi dalam penanganan bencana, mulai dari petugas penyelamat, relawan, hingga masyarakat yang saling membantu.

Wartawan: Zami
Editor: Zami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *