Linksibernews.com, Sijunjung, Sumatera Barat – Dengan semangat “Polisi Cinta Alam” dan semboyan “Bersatu Berdaulat Rakyat Sejahtera Indonesia Maju”, Polres Sijunjung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan Provinsi Sumatera Barat yang kembali hijau.
Dalam momentum menjelang Hari Bhayangkara ke-80, Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah, S.I.K., M.H., bersama Forkopimda Kabupaten Sijunjung serta Organisasi Kemasyarakatan (OKP) melaksanakan penanaman 1.000 pohon di lahan reklamasi tambang pada Hari Kamis, 25 Juni 2026.
Kegiatan yang penuh semangat ini tidak hanya bertujuan untuk menghijaukan lahan bekas tambang yang membutuhkan rehabilitasi ekosistem, tetapi juga sebagai upaya preventif untuk mengatasi risiko bencana alam di masa depan, seperti longsor, banjir, dan erosi tanah.
AKBP Willian Harbensyah dalam sambutannya menyampaikan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam sekaligus memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
“Sebelum kita merayakan hari jadi Polri yang ke-80, kita ingin memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan yang kita tinggali. Lahan bekas tambang yang kita reklamasi hari ini adalah bukti bahwa kita bisa mengubah lahan yang terlantar menjadi kawasan yang produktif dan bermanfaat.
Dengan menanam 1.000 pohon, kita tidak hanya menghijaukan Sumbar, tetapi juga membangun benteng alam untuk melindungi masyarakat dari ancaman bencana,” ujarnya dengan penuh semangat.
Para peserta yang terdiri dari jajaran Polres Sijunjung, pejabat Forkopimda, pengurus OKP, serta masyarakat lokal bekerja sama erat dalam menyiapkan lahan, memilih bibit pohon yang sesuai dengan kondisi tanah, dan melakukan penanaman secara berkesinambungan.
Bibit pohon yang ditanam meliputi jenis-jenis yang memiliki peran penting dalam memperbaiki struktur tanah dan menjaga keseimbangan ekosistem, seperti akasia, mahoni, dan jenis pohon lokal lainnya yang cocok tumbuh di wilayah Sijunjung.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sijunjung yang turut hadir mengapresiasi langkah yang diambil oleh Polres Sijunjung. “Kegiatan ini sangat penting dan menjadi contoh yang luar biasa bagi kita semua.
Kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam reklamasi lahan bekas tambang akan memberikan dampak positif yang besar bagi kelestarian alam dan kesejahteraan masyarakat di masa depan,” ujarnya.
Masyarakat lokal yang terlibat dalam kegiatan penanaman pohon menyampaikan rasa bangga dan antusiasme yang tinggi. Salah seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi reklamasi menyatakan,
“Kami sangat mendukung gerakan ini. Kehadiran Polri yang aktif dalam menjaga lingkungan membuat kita semakin termotivasi untuk merawat alam sekitar.
Semoga pohon-pohon yang kita tanam hari ini dapat tumbuh besar dan memberikan manfaat bagi kita semua, terutama untuk melindungi kita dari bencana alam.”
Setelah proses penanaman selesai, seluruh peserta melakukan penandaan lokasi penanaman dan membuat rencana pemeliharaan berkelanjutan yang akan dilakukan bersama-sama oleh masyarakat dan pihak terkait.
Kapolres Sijunjung juga mengumumkan bahwa kegiatan penghijauan ini akan menjadi program tahunan yang digelar menjelang Hari Bhayangkara, sebagai bentuk komitmen berkelanjutan Polres Sijunjung dalam menjaga keindahan dan kelestarian alam Sumatera Barat.
“Semangat ‘Sumbar Kembali Hijau’ harus menjadi gerakan yang melibatkan seluruh elemen masyarakat. Kita memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga alam yang telah memberikan banyak berkah bagi kita.
Bersama-sama kita bisa mengubah Sijunjung dan Sumatera Barat menjadi tempat yang lebih hijau, aman, dan makmur!” pungkas AKBP Willian Harbensyah dengan harapan yang besar, menjadikan momen ini sebagai titik awal dari gerakan besar-besaran untuk menghijaukan Provinsi Sumatera Barat.
#PolresSijunjung
#HUTBhayangkaraKe80
#SumbarKembaliHijau
#PenanamanPohon
#ReklamasiTambang
#PolisiCintaAlam
#Sijunjung
#SumateraBarat
—
Editor: Etriati












