Kapolres Sijunjung Bersama Forkopimda dan OKP Tanam 1.000 Pohon di Lahan Reklamasi Tambang, Wujudkan Sumbar Kembali Hijau

Ekonomi32 Dilihat

LinksiberNews.com_Sijunjung – Semangat mengembalikan kejayaan alam Sumatera Barat yang hijau dan asri terus digaungkan melalui berbagai aksi nyata. Salah satunya diwujudkan melalui kegiatan penanaman 1.000 pohon di lahan reklamasi tambang yang berada di Jorong Aur Gading, Nagari Limo Koto, Kecamatan Koto VII, Kabupaten Sijunjung. Rabu 24 Juni 2026

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah, S.I.K., M.H. bersama Bupati Sijunjung Benny Dwifa Yuswir, S.STP., M.Si., Kepala Kejaksaan Negeri Sijunjung Muhammad Ali, S.H., M.Kn., perwakilan Dandim 0310/SSD Pelda Syahriman, Ketua DPD KNPI Kabupaten Sijunjung Aldo Yendicoal, LKAAM, unsur organisasi kepemudaan (OKP), mahasiswa, Forkopimcam Koto VII, serta perangkat Nagari Limo Koto.

Penanaman pohon ini merupakan bagian dari program reklamasi lahan pasca tambang sekaligus mendukung Gerakan Sumbar Sejuk Asri yang diinisiasi Polda Sumatera Barat sebagai upaya mengembalikan kawasan yang terdampak aktivitas pertambangan menjadi hijau dan produktif kembali.

Kapolres Sijunjung AKBP Willian Harbensyah, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa penghijauan merupakan tanggung jawab bersama dalam menjaga keberlangsungan lingkungan hidup. Menurutnya, lahan-lahan yang telah dimanfaatkan harus dikembalikan fungsinya melalui penanaman pohon dan pemulihan ekosistem.

“Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk menghijaukan kembali Sumatera Barat. Kita ingin kawasan yang sebelumnya gersang akibat aktivitas pertambangan dapat kembali menjadi kawasan yang hijau, sejuk, dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Ini juga sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, agar seluruh elemen bangsa menjaga alam dan lingkungan untuk masa depan generasi mendatang,” ujar Kapolres.

Ia menambahkan, gerakan penghijauan tidak hanya sekadar menanam pohon, tetapi juga membangun kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam.

“Sumatera Barat dikenal sebagai daerah yang kaya akan keindahan alam. Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk mengembalikan dan mempertahankan kondisi tersebut. Jika gerakan penghijauan dilakukan secara berkelanjutan, maka Sumbar akan kembali hijau, sejuk, asri, serta mampu mengurangi risiko bencana lingkungan seperti banjir dan longsor,” tambahnya.

Kapolres juga menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga berperan aktif dalam memberikan solusi terhadap berbagai persoalan sosial dan lingkungan.

Melalui penanaman 1.000 pohon di kawasan reklamasi tambang ini, diharapkan lahir semangat bersama untuk menjaga alam, memperbaiki lingkungan yang terdampak aktivitas manusia, serta mewujudkan kembali Sumatera Barat yang hijau, lestari, dan nyaman bagi generasi sekarang maupun yang akan datang.

Editor: Zami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *