KASAT LANTAS POLRES PESSEL AKP ADE SAPUTRA: TERTIB LALU LINTAS CERMIN BUDAYA BANGSA, EDUKASI JADI KUNCI UTAMA

Ekonomi5 Dilihat

PESISIR SELATAN, 16 Juni 2026 – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pesisir Selatan di bawah pimpinan Kasat Lantas AKP Ade Saputra, S.H., terus menggalakkan pendekatan humanis dan edukatif dalam menegakkan aturan berlalu lintas. Melalui personil yang bergerak aktif di lapangan, pihaknya kembali menyosialisasikan kampanye “Tertib Lalu Lintas, Cermin Budaya Bangsa”, mengingatkan seluruh pengendara untuk mengutamakan keselamatan daripada kecepatan, demi selamat sampai tujuan dan berkumpul kembali bersama keluarga.

Dalam setiap kegiatan pengaturan dan penyuluhan di ruas-ruas jalan utama maupun kawasan rawan kecelakaan, petugas Satlantas tidak hanya sekadar menindak pelanggaran, namun lebih banyak melakukan pendekatan persuasif. Mereka berdialog langsung dengan masyarakat, menjelaskan makna penting aturan, serta mengingatkan kembali 5 poin kewajiban utama bagi setiap pengguna jalan:
✅ Gunakan helm berstandar SNI – Lindungi kepala, selamatkan nyawa dari risiko cedera fatal.
✅ Gunakan sabuk keselamatan – Kurangi risiko luka parah saat terjadi pengereman mendadak atau insiden di jalan.
✅ Patuhi batas kecepatan – Kecepatan tinggi adalah penyebab utama kecelakaan berisiko tinggi.
✅ Patuhi rambu dan marka jalan – Petunjuk lalu lintas dibuat untuk keamanan dan keteraturan bersama.
✅ Dilarang gunakan HP saat berkendara – Fokus penuh ke jalan, jangan pertaruhkan nyawa demi pesan atau panggilan.

Selain itu, petugas juga mengingatkan kelengkapan dokumen kendaraan seperti STNK dan SIM, serta pesan menyentuh: “Ingat! Keluarga Menanti di Rumah”.

AKP Ade Saputra, S.H. menegaskan bahwa strategi ini dipilih agar kesadaran hukum tumbuh dari dalam diri masyarakat sendiri, bukan hanya karena takut sanksi. Menurutnya, budaya tertib berlalu lintas adalah cermin tingkat kesadaran dan peradaban suatu bangsa.

“Melalui personil kami di lapangan, kami ingin hadir bukan sebagai pengawas yang menakutkan, tapi sebagai mitra yang mengingatkan. Aturan dibuat untuk melindungi, bukan menyulitkan. Jika semua sadar dan patuh, lalu lintas aman, nyawa selamat, dan keluarga tetap utuh,” ujar AKP Ade Saputra.

Ia juga mengingatkan bahwa aturan berlaku setiap saat, bukan hanya saat ada petugas. “Kami harap masyarakat memahami: tertib hari ini, selamat selamanya. Jadilah pelopor keselamatan, dimulai dari diri sendiri, agar keluarga bahagia, masyarakat nyaman, dan bangsa maju,” tambahnya.

Warga pengguna jalan menyambut baik cara kerja ini. Pendekatan yang ramah, jelas, dan penuh perhatian membuat pesan keselamatan lebih mudah diterima dan diingat.

Satlantas Polres Pessel dengan semangat “Polantas Presisi, Hadir untuk Indonesia Maju” berkomitmen terus melakukan sosialisasi ini secara berkelanjutan. Targetnya jelas: mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) yang benar-benar aman dan nyaman bagi seluruh warga Kabupaten Pesisir Selatan.

Editor:Vani

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *