Menjelang Piala Dunia 2026, Kapolda Aceh Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Dan Jauhi Perjudian

Ekonomi17 Dilihat

LinksiberNews.com_Banda aceh – dengan semakin dekatnya ajang sepak bola terbesar di dunia, piala dunia 2026 Kapolda aceh irjen pol. drs. marzuki ali basyah, m.m, mengajak seluruh lapisan masyarakat aceh untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), menjunjung tinggi semangat sportivitas sejati, serta menghindari segala bentuk aktivitas perjudian yang mungkin muncul seiring dengan bergulirnya pertandingan-pertandingan penting tersebut.

dalam sambutan yang disampaikan pada rapat koordinasi dengan berbagai elemen masyarakat di gedung utama kepolisian daerah (polda) aceh, Rabu (3/06/2026), kapolda aceh menyampaikan bahwa momen piala dunia selalu menjadi ajang yang dinanti-nantikan oleh jutaan pecinta sepak bola di seluruh dunia, termasuk di provinsi aceh. namun demikian, kesuksesan menikmati ajang olahraga ini tidak hanya terletak pada kemenangan tim yang didukung, tetapi juga pada bagaimana kita mampu menjaga keharmonisan dan ketertiban di tengah masyarakat.

“piala dunia adalah ajang yang harus membawa kebahagiaan dan semangat persatuan, bukan menjadi sumber masalah atau konflik. saya mengajak seluruh masyarakat aceh, baik yang menjadi pendukung tim tertentu maupun tidak, untuk selalu menunjukkan sikap sportif, menghargai pendapat dan pilihan orang lain, serta tidak mengeluarkan emosi yang berlebihan yang berpotensi mengganggu ketertiban,” ujar irjen pol. marzuki ali basyah dengan nada yang tegas namun penuh kasih sayang.

selain itu, kapolda juga menekankan pentingnya mewaspadai dan menjauhi segala bentuk perjudian yang seringkali muncul bersamaan dengan berlangsungnya ajang olahraga besar seperti ini. ia menjelaskan bahwa perjudian tidak hanya bertentangan dengan nilai-nilai agama dan budaya yang dijunjung tinggi di aceh, tetapi juga merupakan tindakan yang melanggar hukum dan dapat membawa kerugian besar baik secara materi maupun sosial bagi pelakunya serta lingkungannya.

“perjudian adalah jerat yang bisa merusak kehidupan seseorang, keluarga, bahkan komunitas. polda aceh telah melakukan berbagai langkah antisipasi dan akan terus mengintensifkan pengawasan serta penindakan terhadap setiap bentuk aktivitas perjudian yang berkaitan dengan piala dunia 2026, baik yang dilakukan secara langsung maupun melalui sarana daring yang semakin canggih,” jelasnya.

kapolda juga menyampaikan bahwa polda aceh telah menyusun langkah-langkah antisipasi yang komprehensif bersama dengan berbagai instansi terkait, termasuk dinas pemadam kebakaran, dinas kesehatan, serta pemerintah daerah di seluruh kabupaten dan kota di aceh. langkah-langkah tersebut antara lain peningkatan patroli di kawasan-kawasan yang berpotensi menjadi tempat kumpulnya pecinta sepak bola, penguatan kerja sama dengan pengelola tempat hiburan dan pusat keramaian, serta penyebaran informasi edukatif mengenai bahaya perjudian dan pentingnya menjaga sportivitas.

selain itu, pihak kepolisian juga akan bekerja sama dengan masyarakat dalam rangka memantau dan melaporkan setiap aktivitas yang mencurigakan atau berpotensi mengganggu kamtibmas. kapolda mengimbau agar masyarakat yang menemukan informasi atau adanya aktivitas perjudian maupun hal lain yang berpotensi mengganggu ketertiban segera melaporkannya melalui jalur yang telah disediakan, seperti nomor darurat polisi atau langsung ke kantor polisi terdekat.

“kerjasama antara kepolisian dan masyarakat adalah kunci utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban. kita tidak bisa melakukannya sendirian, oleh karena itu saya mengharapkan dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat aceh untuk membuat momen piala dunia 2026 menjadi pengalaman yang menyenangkan dan penuh kebaikan bagi semua orang,” tambah kapolda.

rapat koordinasi tersebut juga dihadiri oleh para kasatpol pp dari seluruh kabupaten dan kota di aceh, perwakilan dari dinas pendidikan dan kebudayaan, serta perwakilan dari organisasi masyarakat olahraga sepak bola. dalam kesempatan tersebut, beberapa perwakilan juga menyampaikan komitmen mereka untuk bersama-sama mendukung gerakan menjaga kamtibmas dan sportivitas jelang piala dunia 2026, antara lain dengan menggelar berbagai kegiatan sosialisasi dan turnamen sepak bola yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar masyarakat.

diharapkan dengan berbagai langkah antisipasi dan dukungan penuh dari masyarakat, ajang piala dunia 2026 dapat dinikmati dengan khidmat dan menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan serta menjaga keharmonisan yang telah menjadi ciri khas masyarakat aceh yang penuh kasih sayang dan toleran.

Wartawan Zami
Editor Zami

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *